Review iPad 10th Gen vs iPad 9th Gen: Worth It Upgrade?
iPad 10th Gen dan iPad 9th Gen sama-sama menawarkan pengalaman tablet yang solid untuk belajar, bekerja, menikmati hiburan, dan menjalankan aplikasi kreatif. Namun, keduanya memiliki perbedaan desain, konektor, layar, kamera, serta dukungan aksesori yang cukup terasa dalam pemakaian sehari-hari.
Review iPad 10th Gen vs iPad 9th Gen ini membahas apakah peningkatan generasi terbaru benar-benar sepadan dengan biaya yang perlu dikeluarkan. Jawabannya sangat bergantung pada model yang sudah dimiliki, kebutuhan penggunaan, dan harga masing-masing perangkat saat dibeli.
Desain Modern dengan Perbedaan yang Terasa
iPad 10th Gen membawa perubahan desain paling besar dalam lini iPad standar. Bodinya memiliki sisi datar, bezel yang lebih seragam, dan tombol Home yang dihilangkan. Touch ID berpindah ke tombol daya di bagian atas, sehingga tampilannya terasa lebih mirip iPad Air dibandingkan iPad 9th Gen.
iPad 9th Gen masih mempertahankan desain klasik dengan bezel tebal dan tombol Home fisik. Bentuk ini memang terlihat lebih lama, tetapi tetap nyaman digunakan, terutama bagi pengguna yang menyukai navigasi melalui tombol. iPad 10th Gen juga hadir dalam beberapa pilihan warna yang lebih cerah, sedangkan iPad 9th Gen memiliki tampilan yang lebih konservatif.
Dari segi dimensi, iPad 10th Gen sedikit lebih pendek dan lebar, dengan layar yang lebih besar. Bobot keduanya tidak berbeda jauh, tetapi model generasi ke-10 terasa lebih modern ketika dibawa atau digunakan tanpa aksesori pelindung.
Layar Lebih Luas, tetapi Belum Laminasi Penuh
iPad 10th Gen menggunakan layar Liquid Retina 10,9 inci dengan resolusi 2360 x 1640 piksel. Ukuran ini memberikan ruang kerja yang lebih lapang saat membuka dokumen, mengedit foto, atau menonton video. Bezel yang lebih tipis juga membuat konten terlihat lebih dominan di bagian depan perangkat.
Sementara itu, iPad 9th Gen memiliki layar Retina 10,2 inci beresolusi 2160 x 1620 piksel. Kualitas gambar tetap tajam untuk streaming, membaca, dan aktivitas sekolah. Kedua perangkat mendukung True Tone, sehingga warna layar dapat menyesuaikan pencahayaan di sekitar pengguna.
Keduanya masih menggunakan panel dengan refresh rate 60Hz dan belum memakai layar laminasi penuh. Posisi kaca dan panel tampak sedikit berjarak, terutama ketika Apple Pencil digunakan. Bagi pengguna umum, perbedaan ini tidak terlalu mengganggu, tetapi ilustrator mungkin lebih menyukai layar iPad Air atau iPad Pro.
Performa A14 Bionic Lebih Siap untuk Jangka Panjang
iPad 10th Gen ditenagai chip A14 Bionic, sedangkan iPad 9th Gen mengandalkan A13 Bionic. Keduanya mampu menjalankan aplikasi produktivitas, gim populer, konferensi video, dan pengeditan foto dengan baik. Namun, A14 memiliki CPU dan GPU yang lebih kuat serta efisiensi yang lebih baik.
Perbedaan performa terasa ketika membuka banyak aplikasi, mengedit video, mengolah gambar beresolusi tinggi, atau memainkan gim berat. iPad 10th Gen juga lebih aman untuk penggunaan jangka panjang karena menggunakan chip yang lebih baru dan kemungkinan memperoleh dukungan pembaruan iPadOS lebih lama.
Untuk kebutuhan sederhana seperti mengetik, belajar daring, membaca berita, dan menonton YouTube, iPad 9th Gen belum terasa lambat. Jika perangkat hanya digunakan sebagai tablet keluarga atau media hiburan, selisih performa mungkin belum cukup untuk menjadi alasan utama melakukan upgrade.
USB-C dan Aksesori Mengubah Pengalaman
Salah satu peningkatan terbesar iPad 10th Gen adalah penggunaan port USB-C. Konektor ini lebih fleksibel untuk menghubungkan perangkat penyimpanan, hub, monitor, pembaca kartu, dan aksesori modern lainnya. Pengguna juga tidak perlu membawa kabel Lightning jika sudah memakai perangkat USB-C lain.
iPad 9th Gen masih menggunakan port Lightning. Konektor tersebut tetap berfungsi baik untuk pengisian daya dan aksesori lama, tetapi mulai terasa kurang praktis dalam ekosistem yang semakin beralih ke USB-C. Perbedaan ini penting bagi pengguna yang sering memindahkan file atau memakai aksesori eksternal.
Kedua tablet mendukung Apple Pencil generasi pertama, tetapi iPad 10th Gen membutuhkan adaptor USB-C khusus untuk memasangkan dan mengisi daya stylus tersebut. Ini menjadi kompromi yang agak merepotkan. iPad 9th Gen dapat mengisi Apple Pencil secara langsung melalui port Lightning, walaupun metode tersebut terlihat kurang modern.
Kamera Depan Lebih Cocok untuk Rapat Daring
iPad 10th Gen memiliki kamera depan 12MP dengan posisi landscape. Kamera ini mendukung Center Stage, sehingga pengguna tetap berada di tengah frame ketika bergerak saat panggilan video. Penempatan tersebut lebih cocok untuk rapat daring, kelas online, dan penggunaan tablet dengan keyboard.
iPad 9th Gen memiliki kamera depan 12MP Ultra Wide dengan Center Stage, tetapi kameranya berada di sisi pendek perangkat. Ketika tablet digunakan dalam posisi landscape, sudut kamera terasa kurang natural. Untuk panggilan video biasa, hasilnya masih memadai, tetapi iPad 10th Gen memberikan pengalaman yang lebih nyaman.
Kamera belakang iPad 10th Gen juga meningkat menjadi 12MP dengan kemampuan merekam video 4K. iPad 9th Gen menggunakan kamera belakang 8MP yang lebih sederhana. Peningkatan ini berguna untuk memindai dokumen, memotret catatan, atau merekam materi belajar, walaupun tablet tetap bukan pengganti kamera ponsel.
Nilai Pembelian dan Pilihan Upgrade
Harga iPad 9th Gen biasanya lebih menarik karena model ini kerap mendapat potongan harga dan tersedia dalam konfigurasi 64GB maupun 256GB. Kapasitas dasar 64GB cukup untuk dokumen, aplikasi penting, dan streaming, tetapi bisa cepat penuh jika menyimpan banyak gim, video, atau file kerja.
iPad 10th Gen menawarkan kapasitas mulai 64GB dan pilihan 256GB. Dengan desain baru, chip A14, USB-C, kamera landscape, serta layar lebih besar, selisih harga menjadi lebih mudah dibenarkan bagi pembeli baru. Perangkat ini juga terasa lebih relevan untuk aksesori dan alur kerja modern.
Jika sudah memiliki iPad 9th Gen dan pemakaian hanya berkisar pada browsing, menonton, membaca, serta mengetik ringan, upgrade belum wajib. Namun, pengguna yang sering mengikuti rapat video, memakai USB-C, membutuhkan performa lebih panjang, atau menginginkan desain modern akan merasakan manfaat yang jelas dari iPad 10th Gen.
Sebelum membeli, periksa juga harga aksesori, kapasitas penyimpanan, serta kebutuhan Apple Pencil atau keyboard. Informasi pembelian dan ulasan produk tambahan dapat disampaikan melalui kontak Golbac bila diperlukan untuk membantu menentukan pilihan yang sesuai.
Untuk pembeli baru, iPad 10th Gen merupakan pilihan yang lebih seimbang dan tahan lama selama harganya tidak terlalu jauh dari model lama. iPad 9th Gen tetap layak dipilih sebagai tablet terjangkau, khususnya ketika mendapat diskon besar dan kebutuhan pengguna tidak menuntut konektivitas USB-C atau desain terbaru.
Pilih iPad berdasarkan pola penggunaan nyata, bukan hanya angka spesifikasi. Bandingkan harga terbaru, kapasitas penyimpanan, aksesori, dan dukungan perangkat sebelum melakukan pembelian agar upgrade terasa benar-benar bernilai.